PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H/2026 M
PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW
SD NEGERI KADUARA BARAT I
KAMIS, 10 SEPTEMBER 2026
**Pembukaan: Suasana Penuh Berkah**
Link= https://youtube.com/shorts/53X630WCrhE?feature=share
Pagi itu, Kamis, 10 September, suasana di lingkungan SD Negeri Kaduara Barat I terasa berbeda dari hari-hari biasa. Sejak pukul tujuh pagi, para siswa sudah berdatangan dengan mengenakan pakaian terbaik mereka—ada yang berbusana muslim, ada pula yang mengenakan seragam sekolah dengan rapi. Wajah-wajah ceria bercampur khidmat terpancar, menandakan bahwa hari ini adalah hari yang istimewa: peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Lapangan sekolah yang biasanya digunakan untuk upacara bendera, pagi ini disulap menjadi tempat berkumpulnya seluruh siswa, guru, dan staf sekolah. Sebuah panggung sederhana berdiri kokoh di sisi utara lapangan, lengkap dengan backdrop bertuliskan "Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H" dan hiasan bernuansa islami. Aroma wangi bunga dan dupa yang dibakar di sudut panggung menambah suasana semakin syahdu.
**Pengisi Waktu: Alunan Musik Al Banjari**
Sebelum acara inti dimulai, suasana semakin hidup dengan penampilan Musik Al Banjari dari siswa-siswi SD Negeri Kaduara Barat I. Dengan mengenakan seragam khas bernuansa putih dan hijau, mereka membawa alat musik rebana dan terbang. Alunan syair-syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW mengalun merdu, sesekali diiringi tepukan tangan para siswa yang hadir.
Penampilan ini tidak hanya menjadi pengisi waktu, tetapi juga menjadi ajang unjuk bakat bagi siswa-siswi yang selama ini tekun berlatih. Wajah bangga terlihat dari para orang tua yang menyaksikan anak-anak mereka tampil percaya diri. Lantunan shalawat yang mereka bawakan seolah menyihir seluruh hadirin, menciptakan atmosfer yang tenang dan penuh kekhusyukan.
**Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an**
Tepat pukul 08.00 WIB, acara resmi dibuka. Diawali dengan pembacaan Ayat-ayat Suci Al-Qur'an oleh salah satu siswa terpilih dari SD Negeri Kaduara Barat I. Dengan suara lantang dan tartil, siswa tersebut membacakan surat-surat pilihan, di antaranya Surat Al-Fatihah, Surat Yasin, dan beberapa ayat pendek lainnya.
Suasana hening menyelimuti lapangan. Para hadirin menyimak dengan penuh perhatian, sesekali menganggukkan kepala tanda memahami makna yang terkandung dalam ayat-ayat suci tersebut. Pembacaan Al-Qur'an ini menjadi pembuka yang indah, mengingatkan semua yang hadir akan pentingnya mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meneladani akhlak Rasulullah SAW.
**Acara Inti: Ceramah Agama oleh Dai Muda Asal Sumenep**
Memasuki acara inti, seluruh hadirin diajak untuk menyimak ceramah agama yang disampaikan oleh seorang Dai Muda asal Sumenep. Dengan gaya penyampaian yang santai namun penuh makna, beliau mengajak para siswa untuk mengenal lebih dekat sosok Nabi Muhammad SAW.
Dalam ceramahnya, Dai Muda tersebut menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah—sifat jujur, amanah, tabligh, dan fathanah—dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi anak-anak usia sekolah dasar. Beliau juga mengingatkan bahwa Maulid bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kecintaan kepada Nabi.
Sesekali gelak tawa terdengar ketika Dai Muda tersebut menyelipkan humor-humor ringan yang membuat para siswa tidak bosan. Namun, di balik itu semua, pesan-pesan moral dan spiritual tersampaikan dengan jelas dan mengena. Para guru pun tampak mengangguk-anggukkan kepala, mengapresiasi penyampaian yang komunikatif dan mudah dipahami oleh anak-anak.
**Penutup: Pemberian Doorprize dan Doa**
Acara semakin meriah ketika tiba saat pembagian doorprize. Panitia telah menyiapkan berbagai hadiah menarik, mulai dari alat tulis, buku bacaan islami, hingga tas sekolah. Nama-nama siswa yang beruntung dipanggil satu per satu, disambut dengan sorak sorai dan tepuk tangan teman-temannya.
Wajah-wajah gembira terpancar dari para penerima doorprize. Mereka berjalan ke depan dengan senyum lebar, menerima hadiah langsung dari para guru. Momen ini menjadi penutup yang manis, meninggalkan kesan menyenangkan bagi seluruh siswa.
Acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama, dipimpin oleh salah satu guru agama. Doa tersebut berisi harapan agar seluruh siswa SD Negeri Kaduara Barat I tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, cinta kepada Nabi Muhammad SAW, serta sukses dalam menuntut ilmu.